Oleh : Nina Iryani S.Pd
Dilansir dari www.cnbcindonesia.com, berdasarkan data terbaru yang dihimpun dari laporan Direktorat Intelijen Keimigrasian, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI (Kemenimipas) per 30 November 2025, muncul sebuah fakta menarik mengenai pemberian izin masuk bagi warga negara asing (WNA) dari negara-negara yang selama ini masuk dalam kategori pantauan khusus atau "calling visa". Salah satu yang paling mencolok adalah pemberian rekomendasi visa bagi warga negara Israel.
Meski Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Tel Aviv, nyatanya pintu masuk bagi warga negara (WN) Israel tidak tertutup rapat. Tercatat, sepanjang periode laporan tersebut, pemerintah Indonesia melalui otoritas terkait telah menerbitkan sedikitnya 51 rekomendasi pemberian calling visa untuk warga negara Israel.
Angka ini menempatkan Israel di posisi keempat dalam daftar negara penerima rekomendasi calling visa terbanyak di bawah naungan Direktorat Intelijen Keimigrasian.
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto pun buka suara terkait keputusan pemerintah Indonesia dalam pemberian calling visa kepada warga negara Israel tersebut.
"Kalau visa yang diajukan oleh warga negara Israel itu selalu ada tim yang membahas mereka diizinkan masuk atau tidak. Jadi bukan menjadi kewenangan dari satu kementerian di Kementerian Imigrasi saja, tapi melalui rapat koordinasi yang bersama," katanya menjawab pertanyaan CNBC Indonesia usai Refleksi Akhir Tahun 2025 Kemenimipas, Senin (29/12/2025).
Perlu diketahui calling visa adalah kebijakan khusus untuk warga negara asing dari negara tertentu yang dianggap punya risiko tinggi berdasarkan beberapa aspek. Pemerintah menilai aspek-aspek seperti ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, keamanan, dan keimigrasian untuk menentukan kategori ini.
Proses penilaian calling visa memastikan bahwa izin masuk tidak hanya berdasarkan dokumen. Tapi juga melalui analisis risiko yang matang.
Lalu, apa tujuan warga negara Israel datang ke Indonesia? Apa untuk tujuan bisnis?
"Ya, pokoknya rekomendasi bersama itu yang membolehkan orang itu masuk atau tidak. Dan pasti dengan pertimbangan-pertimbangan," kata Agus.
Adapun negara terbanyak yang mendapat rekomendasi pemberian calling visa adalah Nigeria dengan 243 rekomendasi, disusul Somalia dengan 146 rekomendasi, dan Afghanistan sebanyak 145 rekomendasi. Di bawah Israel, terdapat Liberia dengan 14 rekomendasi dan Korea Selatan (Korsel) dengan hanya 1 rekomendasi dalam kategori ini.
Secara total, terdapat 470 rekomendasi pemberian calling visa yang dikeluarkan oleh direktorat tersebut. Di sisi lain, pengawasan ketat tetap diberlakukan yang terbukti dengan adanya 22 rekomendasi penolakan pemberian izin keimigrasian bagi warga negara asing.
Selain data visa, laporan tersebut juga memaparkan aktivitas intelijen keimigrasian lainnya. Hingga akhir November 2025, tercatat ada 19.030 Laporan Harian Intelijen (LHI) yang diproduksi. Otoritas keimigrasian juga melakukan 17 pemeriksaan laboratorium forensik dan 304 pelaporan penggunaan alat laboratorium forensik (VSC) untuk mendeteksi keaslian dokumen perjalanan.
Dari Nu’man bin Basyiir berkata: Suatu saat kami sedang duduk bersama Rasulullah saw, dan Basyir adalah orang yang dapat menahan perkataan. Maka datang Abu Tsa’labah Al-Khasyani dan berkata: ”Wahai Basyir bin Saad apakah engkau hafal tentang hadits Rasulullah saw pada masalah kepemimpinan. Berkata Hudzaifah ra.:” Saya hafal ungkapannya. Maka duduklah Abu Tsa’alabah, maka Hudzaifah berkata: Rasulullah saw bersabda:” Kalian akan mengalami masa kenabian sampai Allah menghendaki kemudian Allah angkat (masa kenabian tersebut) jika Allah menghendakinya. Seterusnya masa khilafah dengan manhaj kenabian sampai Allah menghendaki, kemudian Allah mengangkatnya jika Allah menghendakinya. Seterusnya masa raja yang menggigit sampai Allah menghendakinya, kemudian Allah mengangkatnya jika Allah menghendakinya. Seterusnya masa raja diktator sampai Allah menghendakinya, kemudian Allah mengangkatnya jika Allah menghendakinya. Seterusnya masa khilafah dengan manhaj kenabian”. (HR Ahmad).
Rasulullah SAW bersabda:
"Tidak akan tiba hari Kiamat hingga kaum muslimin memerangi orang-orang Yahudi dan membunuh mereka sehingga seorang Yahudi bersembunyi di balik batu dan pohon, kemudian batu dan pohon berkata, ‘Wahai muslim! Wahai hamba Allah! Orang Yahudi ini di belakangku, kemarilah, bunuhlah dia!” Kecuali gharqad, karena ia adalah pohon orang Yahudi.”
(HR Bukhari dan Muslim).
Rasulullah SAW bersabda:
"Akan senantiasa ada satu kelompok dari umatku yang terus tampil (menegakkan kebenaran), sampai datang ketentuan Allah, dan mereka tetap tampil”
(HR Bukhari dan Muslim).
Rasulullah SAW bersabda:
"Ya Allah berkahilah Syam kami, Ya Allah berkahilah Yaman kami. Mereka berkata, Wahai Rasulullah Saw. dan di Nejed kami ? Saya menyakini Rasul saw berkata yang ketiga,” Disana banyak gempa, fitnah dan disana muncul tanduk syetan”
(HR Bukhari 1037).
Rasulullah SAW bersabda:
"Tidaklah layak seseorang melakukan perjalanan jauh kecuali ke tiga masjid: Masjidil Haram, Masjid Nabawi, dan Masjidil Aqsha."
(HR. Bukhari, No. 1189; Muslim, No. 1397).
Seperti yang kita ketahui bersama bahwa Israel dan Amerika adalah sekutu penjajah dunia sejak dahulu kala. Bahkan sampai sekarang Israel adalah penjajah Gaza Palestina sudah lebih dari 70 tahun. Dimana kejahatan-kejahatan perang dilakukan. Israel berulang kali. Genosida tiada henti pada rakyat Palestina, tidak ada hak asasi manusia bagi warga Palestina sedikit pun oleh Israel. Dengan tega nya Indonesia berkoalisi bahkan menerima warga Israel masuk Indonesia.
Miris, sedih. Seolah kita ikut serta menjajah Palestina. Kita bergandengan tangan dengan penjahat dunia yang dengan nya melukai hati saudara-saudara kita di Palestina.
Harus nya kita bantu memerangi Israel agar Palestina merdeka. Harusnya kita bantu apapun agar Palestina merdeka.
Inilah sistem sekuler kapitalis yang mengedepan kan popularitas jahat, memisahkan agama dari kehidupan, dan ikut-ikutan dalam delegasi zalim atas saudara-saudara kita di Palestina.
Berbeda hal nya dengan sistem Islam kaffah yang pernah diterapkan Rasulullah SAW dan para sahabat dimana pembelaan atas orang-orang tertindas contoh nya pembelaan Palestina, pembelaan orang-orang miskin dan sebagainya semuanya sejahtera muslim dan non muslim dibawah pemerintahan Islam.
Oleh karena itu kita harus menimba ilmu sungguh-sungguh, menyampaikan kebenaran walau sedikit walau pahit agar Islam kaffah diterapkan kembali seperti masa Rasulullah SAW agar kita semua sejahtera dunia akhirat.
Wallahu 'alam bissawab

No comments:
Post a Comment