-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Ramadan, Membangun Kedekatan Keluarga dengan Al-Qur'an

Saturday, February 21, 2026 | February 21, 2026 WIB Last Updated 2026-02-22T05:58:35Z


Oleh Erik Sri Widayati, S.Si.


Ramadan adalah bulan mulia yang sangat dirindukan oleh orang-orang yang beriman. Umat Islam berlomba-lomba untuk menambah kebaikan dengan meningkatkan berbagai amal ibadah demi meraih pahala yang berlimpah. Ramadan juga disebut syahrul mubarak, bulan penuh keberkahan atau ziyadatul khair, yakni bertambahnya kebaikan yang mengarahkan setiap hamba pada ketaatan total. 


Ramadan dikenal juga bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an. Petunjuk bagi kehidupan manusia hingga akhir zaman. Ramadan menjadi saat yang tepat mendekatkan diri dan keluarga kepada Alquran. Dengan membaca dan mempelajari isi Al-Qur'an serta menerapkan dalam kehidupan.


Akan tetapi keluarga muslim saat ini mencukupkan diri hanya dengan melakukan membaca Al-Qur'an dan berlomba menghatamkannya. Memang benar membaca Al-Qur'an memberikan kebaikan yang besar dengan pahala yang berlipat di setiap huruf yang dibacanya. Akan tetapi  lebih dari itu ketika memahami esensi diturunkan Al-Qur'an yaitu sebagai petunjuk hidup. Rasulullah dan para sahabat telah membuktikan, pelaksanaan Al-Qur'an dalam kehidupan membuat kaum muslimin bersemangat dan menjadi kaum yang disegani oleh bangsa dan umat yang lain. Kaum muslimin menjadi panutan dalam segala hal bahkan di masa berikutnya, misalnya di masa kekhilafahan Abbasiyah dorongan Al-Qur'an telah membuat kaum muslimin berhasil mengungkap rahasia alam dalam bentuk penemuan ilmu pengetahuan yang belum terungkap oleh dunia barat.


Untuk itu keluarga muslim saat ini hendaknya membuat suasana rumah dekat dengan Al-Qur'an dengan melakukan tilawah bersama. Bukan hanya itu, orang tua menjelaskan Al-Qur'an mulai dari bagaimana turunnya Al-Qur'an, bagaimana Rasulullah mengajarkan kepada para sahabat dan bagaimana perjuangan Rasulullah dan para sahabat mengamalkan Al-Qur'an dalam kehidupan. Membangun diskusi hangat dengan keluarga mengapa kaum muslimin saat ini jauh dari Al-Qur'an. Jika hal ini tidak mampu dilakukan oleh orang tua, hendaknya mengajak keluarga menghadiri majelis ilmu untuk menjawab  ketidaktahuan tentang Al-Qur'an dan bagaimana membangun upaya nyata menghidupkan Al-Qur'an dalam kehidupan.


Dengan demikian momen Ramadan menjadi peningkatan level pemahaman kaum muslimin terhadap Islam. Menjadi semangat bagi mereka untuk lebih baik di dalam kehidupan dan meningkatkan keimanan kepada Allah SWT. Al-Qur'an menjadi sangat bermakna dalam kehidupan. Agar kemuliaan Alquran membawa kemuliaan juga kepada umat juga maka Al-Qur'an harus diterapkan secara nyata dalam kehidupan pribadi, keluarga, masyarakat dan bernegara. Akhirnya kaum muslimin akan terlihat identitasnya berbeda, mulia dan unggul. Wallahu'alam.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update