Oleh : Nina Iryani S.Pd
Polres Metro Tangerang menyelidiki laporan kasus dugaan istri dijual suaminya yang berprofesi wasit sepakbola liga nasional ke pria hidung belang melalui MiChat. CNN Indonesia/Dodi Wahyudi
Polres Metro Tangerang menyelidiki laporan kasus dugaan istri dijual suaminya yang berprofesi wasit sepakbola di liga nasional kepada pria hidung belang melalui aplikasi MiChat, dengan disertai ancaman dan intimidasi kekerasan fisik.
Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Sat Reskrim Polres Metro Tangerang telah memeriksa saksi termasuk pihak pelapor dan terlapor dari kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang dilakukan wasit sepakbola nasional berinisial FR tersebut.
Pendalaman laporan dan pemeriksaan saksi itu akan ditindaklanjuti dengan gelar perkara untuk menaikkan tahapan dari penyelidikan ke penyidikan.
"Dapat kami jelaskan bahwa benar Unit PPA Reskirm Polres Metro Tangerang Kota telah menerima laporan polisi nomor 1521 tanggal 8 Oktober 2025, dan dugaan tindak pidana TPKS Tindak Pidana Kekerasan Seksual Undang undang nomor 12 tahun 2022, proses tersebut saat ini masih dalam tahap penyelidikan," ujar Kanit PPA AKP Suwitosaat ditemui di Tangerang, Kamis (29/1).
Suwito membantah pihaknya lamban menindaklanjuti laporan yang sudah masuk sejak Oktober 2025 tersebut. Laporan itu dilayangkan perempuan berinisial SHP, yang tak lain merupakan istri dari wasit sepakbola nasional.
SHP didampingi kuasa hukumnya sempat mendatangi Mapolres Metro Tangerang Kota, pada Rabu (28/1) kemarin, untuk mempertanyakan kelanjutan kasus hukum yang dilaporkannya tersebut.
Suwito mengatakan pihaknya telah meminta keterangan dalam bentuk klarifikasi kepada sedikitnya 4 orang saksi mulai dari pelapor selaku korban, bibi dan kakak kandung korban hingga terlapor.
Pihaknya juga telah mengantongi alat bukti berupa hasil visum pelapor dan terlapor dari RSUD Kabupaten Tangerang serta bukti elektronik yakni screenshot chat dari telepon genggam pelapor, yang dijadikan alat untuk transaksi pemesanan laki-laki hidung belang.
"Para saksi telah kita mintai keterangan dalam bentuk klarifikasi kemudian hasil visum sudah kami dapatkan,"
Sebagai tindak lanjut, pihak unit PPA akan segera melalukan gelar perkara, untuk menaikkan tahapan dari penyelidikan ke tahap penyidikan.
Allah SWT berfirman:
"Dan pergaulilah istrimu dengan (akhlak yang) baik. Kemudian jika kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena boleh jadi kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allâh menjadikan padanya kebaikan yang banyak"
(TQS An-Nisâ ayat 19).
Allah SWT berfirman:
“Di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah bahwa Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari (jenis) dirimu sendiri agar kamu merasa tenteram kepadanya. Dia menjadikan di antaramu rasa cinta dan kasih sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir”.
(TQS. Ar-Rum ayat 21).
Allah SWT berfirman:
"“Wahai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakanmu dari diri yang satu (Adam) dan Dia menciptakan darinya pasangannya (Hawa). Dari keduanya Allah memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Bertakwalah kepada Allah yang dengan nama-Nya kamu saling meminta dan (peliharalah) hubungan kekeluargaan. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasimu”
(TQS. An-Nisa ayat 1).
Allah SWT berfirman:
“Dialah yang menciptakan kamu dari jiwa yang satu (Adam) dan darinya Dia menjadikan pasangannya agar dia cenderung dan merasa tenteram kepadanya. Kemudian, setelah ia mencampurinya, dia (istrinya) mengandung dengan ringan. Maka, ia pun melewatinya dengan mudah. Kemudian, ketika dia merasa berat, keduanya (suami istri) memohon kepada Allah, Tuhan mereka, “Sungguh, jika Engkau memberi kami anak yang saleh, pasti kami termasuk orang-orang yang bersyukur”
(TQS. Al-A’raf ayat 189).
Allah SWT berfirman:
“Mereka (istri) adalah pakaian bagimu, dan kamu adalah pakaian bagi mereka”
(TQS. Al-Baqarah ayat 187).
Rasulullah SAW bersabda:
"Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap perempuannya (istrinya)”
(HR. Ibnu Majah No. 1978).
Rasulullah SAW bersabda:
"Sebaik-baik kalian adalah yang terbaik terhadap keluarganya (istrinya). Dan aku adalah orang terbaik di antara kalian terhadap keluargaku (istriku)”
(HR. Ibnu Majah No. 1977).
Rasulullah SAW bersabda:
“Mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya di antara mereka. Dan sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap istrinya”
(HR. At-Tirmidzi No. 1162).
Allah SWT berfirman:
“Hai orang-orang yang beriman, tidak halal bagi kamu mempusakai perempuan dengan jalan paksa dan janganlah kamu menyusahkan mereka karena hendak mengambil kembali sebagian dari apa yang telah kamu berikan kepadanya, terkecuali bila mereka melakukan pekerjaan keji yang nyata. Dan bergaullah dengan mereka secara patut. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak”
(TQS. An-Nisa ayat 19).
Demikian kejam nya dunia yang menggunakan sistem sekuler. Uang dijadikan segalanya tiada batas, tanpa memperhatikan halal haram, tanpa melihat itu dosa atau pahala, tanpa memandang itu istri sendiri atau bukan, tanpa berempati betapa terhinanya, dieksploitasi oleh suaminya sendiri.
Gelar nya sebagai wasit nasional yang merupakan publik figur, harusnya memberi panutan yang baik bagi masyarakat. Bukan malah jauh menyimpang. Bahkan berani melukai harkat martabat istrinya sendiri.
Beginilah kelam nya sistem sekuler yang terus-menerus membuat luka dihati banyak manusia. Kejahatan serupa pun bisa berkali-kali terjadi tanpa efek jera, tanpa efek pencegahan bagi yang lainnya. Sebab hukum di Indonesia bagi pelaku kejahatan dihukum ringan bahkan bisa bebas hukum dengan suap.
Beda hal nya dengan sistem Islam kaffah yang pernah diterapkan Rasulullah SAW dan para sahabat hukum sangat adil, tidak ada suap, tidak as perusakan harkat martabat perempuan oleh pihak manapun. Jaminan keamanan dan perlindungan bukan sekedar retorika.
Oleh karena itu wajib bagi kita semua menimba ilmu bermanfaat terutama ilmu agama Islam, dakwah kan kebenaran walau sedikit walau pahit pada keluarga, masyarakat dan negara agar Islam kaffah diterapkan kembali seperti masa Rasulullah SAW. Berjuang sungguh-sungguh agar kita semua sejahtera dunia akhirat.
Wallahu 'alam bissawab

No comments:
Post a Comment