Oleh : Fitri
(Warga Kab Bandung)
Di kutip dari media online DialogPublik. Com bahwa jumlah Orang Dengan HIV/ Aids ( ODHA) di Kabupaten Bandung mengalami peningkatan. Salah satu upaya untuk menekannya dengan pemeriksaan ibu hamil.
Demikian dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, dr.Yuli Irnawaty Mosjasari kepada dialogpublik dan liriknews, Senin (12/1/2026). Yuli menjelaskan, untuk menekan ODHA di Kabupaten Bandung salah satu upaya dengan pemeriksaan ibu hamil. Karena, dengan cara itu jika ada janin yang terkontaminasi virus HIV bisa terdeteksi secara dini.
Sebagai warga kabupaten bandung, saya sangat miris membaca berita tersebut, ada rasa kekhawatiran dan ketakutan dalam diri. Saya rasa, inii pun dirasakan oleh warga kabupaten bandung, khususon mereka yang sedang mengalami kehamilan.
Bagaimana tidak ? Ibu hamil sudah merasa kesulitan dengan kondisi ekonomi yang melanda keluarga nya sehingga sangat berpengaruh terhadap asupan nutrisi yang akan diterima oleh janin, lalu mereka pun di hantui dengan rasa takut akan tertularnya penyakit HIV ini.
Saya senang dengan langkah yang dilakukan oleh dinas kesehatan untuk mencegah ibu hamil tertular oleh penyakit HIV. Namun sangat disayangkan, upaya ini tidak mendapat support dari bidang yang lain, diantaranya : bidang sosial yang meniscayakan pergaulan bebas semakin marak sehingga menimbulkan penyakit menular seeprti HIV, bidang kesehatan yang tidak semua warga nya terkhusus ibu hamil bisa mendapat pelayanan terbaik dan layak karna membutuhkan biaya yang sangat mahal, lalu bidang ekonomi pun tak kalah penting dalam meberikan peranan terhadap pemenuhan gizi dan nutrisi terhadap janin karna kita melihat kondisi hari ini angka pengangguran, kemiskinan hingga stunting semakin meningkat.
Beberapa fakta di atas hanyalah sebagian dari kesulitan yang dialami oleh warga, terkhusus di kabupaten Bandung. Hal ini tidak akan mampu menjadi solusi jangka panjang karna ada permasalahan lain yang terus muncul dari berbagai bidang di atas. Tentu akar masalah nya adalah penerapan sistem kapitalisme-sekuler-liberal yang rusak dan merusak.
Sedangkan Islam sebagai agama dan mengatur seluruh aspek kehidupan manusia, memiliki aturan yang khas serta memberi rahmat dan keberkahan bagi siapa saja yang menerapkan nya. Islam mampu memecahkan segala problematika kehidupan termasuk masalah ODHA ini.
Syari'at Islam akan meniadakan gaya hidup liberal yaitu serba bebas yang akan melahirkan kerusakan diri nya. Mulai dari pergaulan bebas, permisivisme, seks bebas hingga LGBT. Dengan memberikan sanksi berat dan memberi efek jera bagi siapa saja yang melanggar nya. Walhasil, angka ODHA akan betul-betul menurun bahkan tidak ada. Sehingga inii tidak akan menjadi kekhawatiran bagi warga terkhusus para ibu hamil. Wallahu a'lam bii ash-shawwab

No comments:
Post a Comment