-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Nasib Korban Bencana Menjelang Ramadhan

Wednesday, February 18, 2026 | February 18, 2026 WIB Last Updated 2026-02-19T06:17:56Z


Oleh : Picomm 

(Aktivis Muslimah) 


Mengutip dari media online Kompas. Com bahwa Sepekan menjelang Ramadhan, jumlah pengungsi korban banjir di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, menurun menjadi 20.964 jiwa hingga Senin (9/2/2026).


Sepekan lalu, jumlah pengungsi masih tercatat 33.000 jiwa lebih. Pengurangan jumlah pengungsi ini menyusul selesainya sebagian hunian sementara (huntara) di kabupaten itu.


Selain itu, proses validasi data untuk bantuan sosial dari Kementerian Sosial RI dan data penerima hunian tetap oleh BNPB terus dilakukan di seluruh desa.


Sungguh kasihan dengan nasib warga yang masih terdampak bencana alam, padahal sebentar lagi akan memasuki bulan ramadhan. Jangankan memikirkan menu enak untuk sahur dan berbuka, bahkan mungkin banyak diantara mereka yang sudah berpuasa duluan karna belum mendapat bantuan. Ini membuktikan bahwa Negara sangat lamban dalam menangani korban bencana. 


Entah sampai kapan para korban bencana ini harus menunggu, yang tak habis fikir adalah mereka selalu berdalih ada kendala di lapangan, namun di sisi yang lain mereka menolak bantuan dari luar. 


Begitulah ciri khas dari penerapan kapitalisme sekuler liberal  yang rusak dan merusak hingga menjadikan model kepemimpinan nya bersifat kapitalistik dan pencitraan.


Sistem ini meniscayakan bagi seseorang untuk memiliki apapun selama punya kuasa dan modal. Apapun akan dilakukan selama mendapat keuntungan dan ada kepentingan. 


Lain halnya dengan Islam sebagai agama yang allah swt ridhoi, dalam Islam tak ada kebebasan mutlak. Islam memiliki aturan. Aturannya mencakup seluruh aspek kehidupan. Karna hubungan yang terjalin antara rakyat dengan Negara bukanlah keuntungan atau kepentingan, tapi berdasarkan pada ri'ayah syu'unil ummah, menjadikan Negara sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kehidupan rakyatnya. Negara akan menangani masalah bencana alam yang menimpa masyarakat dengan solutif, efektif dan cepat sehingga rakyat tak perlu khawatir ibadahnya terganggu di bulan ramadhan. 


Tentunya anggaran yang dikeluarkan tidaklah sedikit, dan Negara memiliki anggaran khusus untuk itu. 


Begitulah Islam dalam mengatur seluruh aspek kehidupan, yang seharusnya kita perjuangkan. Wallahu a'lam bii ash-shawwab

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update